Welcome~ :)

Blog ini adalah sekumpulan coretan yang dihimpun pada masa sekolah dan--semoga--masa kuliah. Bila berkenan, tinggalkan komentar berisi saran yang berguna untuk kemajuan blog ini.
Semoga blog ini banyak memberi manfaat :)

Senin, 14 Februari 2011

Pengaruh Konsentrasi pada Kesetimbangan

A. Tujuan
Untuk mengamati apa yang dilakukan oleh suatu sistem kesetimbangan kimia jika “pihak luar” mengubah konsentrasi salah satu atau semua komponen.

B. Dasar Teori
Dalam keadaan kesetimbangan, konsentrasi masing-masing komponen sistem tidak berubah terhadap waktu. Sistem kesetimbangan yang diamati adalah yang terjadi pada percampuran larutan besi (III) klorida dengan larutan kalium tiosianat:
Fe+3(aq) + SCN-(aq) FeSCN2+(aq)
kuning jingga tidak berwarna merah darah
Fe(SCN)3(aq) + KCl2(aq) berwarna merah kehitaman. Perubahan intensitas warna menunjukkan arah pergeseran kesetimbangan. Jika karena suatu “aksi” warna larutan bertambah merah, hal itu menunjukkan bahwa Fe(SCN)3(aq) + KCl2(aq) bertambah, berarti kesetimbangan bergeser ke kanan.
Pada percobaan ini harus digunakan tabung reaksi yang sama ukurannya, karena intensitas warna larutan tidak hanya bergantung pada konsentrasi spesi berwarna tetapi juga pada ketebalan atau tinggi larutan. Perhatikan gelas yang penuh dengan air teh. Warnanya tampak lebih tua jika dilihat dari arah atas daripada dari arah samping. Dua larutan dari suatu zat berwarna konsentrasinya berbeda, warnanya sama jika:
c1 x d1= c2 x d2
c1 = konsentrasi spesi berwarna pada larutan 1
c2 = konsentrasi spesi berwarna pada larutan 2
d1 = tinggi larutan 1
d2 = tinggi larutan 2

C. Alat dan Bahan
Alat dan Bahan
Ukuran/Satuan
Jumlah
Gelas kimia
100 mL
1 buah
Tabung reaksi/rak
besar
7/1 buah
Silinder ukur
25 mL
1 buah
Pengaduk

1 buah
Pipet tetes

2 buah
Larutan KSCN
1 M
2 tetes
Larutan FeCl3
1 M
2 tetes
Larutan NaOH
1 M
1 tetes
Larutan KSCN pekat

1 tetes
Larutan FeCL3 pekat

1 tetes
Air teh

10 mL
Akuades

secukupnya

D. Cara Kerja
1. Masukkan 25 mL air suling ke dalam gelas kimia. Tambahkan 2 tetes larutan KSCN 1 M dan 2 tetes larutan FeCl3 1 M. Aduk larutan sampai warnanya tetap/homogen. Kemudian bagi larutan itu sama banyak ke dalam 5 tabung reaksi. Tabung pertama digunakan sebagai pembanding warna.
2. Tambahkan:
a. 1 tetes larutan KSCN pekat ke dalam tabung kedua.
b. 1 tetes larutan FeCL3 pekat ke dalam tabung ketiga.
c. 1 tetes larutan NaOH 1 M ke dalam tabung keempat (ion OH- dari NaOH akan mengikat ion Fe+3 membentuk Fe(OH)3
3. Guncangkan ketiga tabung dan bandingkan warnanya dengan tabung pertama.
4. Tambahkan 5 mL air ke dalam tabung kelima. Guncangkan tabung itu hingga warna larutan di dalamnya homogen. Bandingkan warna larutan ini dengan warna larutan dalam tabung pertama dengan melihat dari atas ke bawah.
5. Masukkan 5 mL air teh ke dalam masing-masing dua tabung reaksi. Tambahkan 5 mL air pada salah satu tabung. Bandingkan warna air teh dalam kedua tabung itu dengan melihat dari atas ke bawah.

E. Hasil Pengamatan
1. Perubahan konsentrasi satu komponen
No.
Komponen yang diubah
Warna dibandingkan dengan tabung pertama (lebih tua, sama atau lebih muda)
2.
SCN- diperbesar
Lebih tua
3
Fe+3
Lebih tua
4
Fe+3
Lebih muda

2. Perubahan konsentrasi semua komponen (pengenceran).
Warna larutan sesudah diencerkan dibandingkan dengan sebelum diencerkan, dilihat dari atas ke bawah (lebih muda, sama atau lebih tua):
a.sistem kesetimbangan (tabung kelima) : warna larutan menjadi lebih muda
b.air teh : warna larutan menjadi lebih muda

F. Pertanyaan
1. Dalam sistem kesetimbangan pada percobaan ini terdapat tiga komponen yaitu Fe+3, SCN-, dan FeSCN2+. Berdasarkan hasil percobaan, apa yang dilakukan oleh sistem kesetimbangan jika pihak luar:
a. memperbesar konsentrasi SCN-?
Maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan, hal tersebut ditandai dengan perubahan warna yaitu produk berubah menjadi merah kehitaman.
b.memperbesar konsentrasi Fe+3?
Maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan, hal tersebut ditandai dengan perubahan warna yaitu produk berubah menjadi merah kehitaman.
c.memperkecil konsentrasi Fe+3?
Maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri, hal tersebut akan ditandai dengan perubahan warna produk yaitu menjadi lebih muda.

2. Jelaskan pengaruh pengenceran terhadap
a. sistem kesetimbangan
Setelah dilakukan pengenceran yaitu dengan menambahkan air system kesetimbangan bergeser ke arah kiri sehingga warna produk menjadi lebih muda.
b. air teh
Sistem kesetimbangan akan bergeser ke kiri apabila konsentrasi reaktan dikurangi dingan cara pengenceran (dengan menambah air).
Akibatnya air teh yang telah diencerkan akan berubah warna menjadi lebih muda.
3. Kesimpulan apa yang dapat Anda ambil tentang perubahan konsentrasi pada sistem kesetimbangan?
G. Kesimpulan
1. Dalam keadaan kesetimbangan, konsentrasi masing-masing komponen sistem tidak berubah terhadap waktu.
2. Intensitas warna larutan tidak hanya bergantung pada konsentrasi spesi berwarna tetapi juga pada ketebalan atau tinggi larutan.
3. Bila ke dalam suatu sistem kesetimbangan, konsentrasi salah satu komponennya dikurangi maka kesetimbangan akan bergeser ke arah pengurangan itu. Sebaliknya, bila konsentrasi salah satu komponen ditambah maka kesetimbangan akan bergeser dari arah penambahan itu.
4. Percobaan di atas membuktikan Asas Le Chatelier yaitu: Bila terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu tindakan (aksi), maka sistem itu akan mengadakan reaksi yang cenderung mengurangi aksi tersebut. Atau dengan kata lain Reaksi = -Aksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar