Welcome~ :)

Blog ini adalah sekumpulan coretan yang dihimpun pada masa sekolah dan--semoga--masa kuliah. Bila berkenan, tinggalkan komentar berisi saran yang berguna untuk kemajuan blog ini.
Semoga blog ini banyak memberi manfaat :)
Ada kesalahan di dalam gadget ini

The Daily Puppy

Jumat, 18 Februari 2011

PROSES PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA


*Proses persiapan kemerdekaan meliputi pembentukan BPUPKI dan perumusan sekaliant persiapan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan.
*Dan pembentukan PPKI yang meliputi pembacaan proklamasi kmerdekaan indonesia.

A.Pembentukan BPUPKI dan PPKI
  1. janji perdana menteri kuniako koiso.
Pada tahun 1944, kedudukan jepang makin terjepit oleh sekutu dalam perang dunia ll. Beberapa wilayah yang dulu pernah dikuasai oleh jepang telah jatuh ke tangan sekutu. Kondisi tersebut diperparah dengan mundurnya moral masyarakat jepang, produksi peralatan perang merosot, dan permasalah dalam bidang logistik, untuk menarik bangsa indnesia, maka pada tanggal 7 Desember 1944 dalam sidang perlemen jepang, perdana menteri kuniako koiso mengumumkan bahwa daerah Hindia Timur (indonesia) diperkenankan merdeka “Kelak di kemudian hari” pengumuman tersebut disambut gembira oleh bangsa indonesia.
2.Pementukan BPUPKI
Akibat desakan para pemimpin pergerakan kemerdekaan indonesia dan kedudukan epang yang makin terdesak, maka Letnan Jendral Kumakici Harada (Pimpinan tentang jepang dijawa) pada tanggal 1 maret 1945 mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Cokasai), dr,K.R.T. radjiman wedyo diningrat ditunjuk sebagai ketua BPUPKI dan R.P Suroso sebagai wakil ketua.
Setelah susunan pengurus BPUPKI terbentuk, pada tanggal 28 Mei 1945 diresmikan oleh pemerintah bala tentara jepang, sekaligus dilangsungkan upacara persiapan BPUPKI digedung Cuo Sangi In, jaan pejambon jakarta (Sekrang gedung departemen luar negeri).Dalam perjalannya BPUPKI menyelesaikan dua kali sidang
  1. Sidang pertama BPUPKI (29 Mei 1945-1 Junin 1945)
Dalam sidang pertama membhas tentang dasar negara ketua BPUPKI, dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam pembukaannya meminta pandangan dari anggota mengenai dasar negara indonesia. Beberapa tokoh mengajukan konsep tentang dasar negara adalah Mr. Muhammad Yamin, Mr,supomo, Ir, soekarno.
Dalam pidatonya ir, soekarno juga memberi usul mengenai nama dasar negara indonesia merdeka, yaitu pancasila, trisila, dan ekasila.Dalam rapat tanggal 1 Juni 1945,nama yang dipilih untuk dasar negara indonesia adalah pancasila. Oleh karena itu tanggal 1 Juni 1945 diperingati sebagai hari lahirnya pancasila. Dengan berakhirnya rapat pada tanggal 1 Juni 1945, maka selesailah pelaksanaan pesidangan BPUPKI. Dalam pertemuan ini pula dibentuk lagi panitia kecil yang beranggotakan sembilan orang hingga disebut Panitia Sembilan. Ketua panitia sembilan adalah ir, soekarno.
Dan tugas panitia sembilan selesai pada tanggal 22 juni 1945 rumusan dasar negara yang di hasilkan oleh panitia sembilan oleh Mr. Ymin yang di sebut “Piagam Jakarta”
  1. Persidangan kedua BPUPKI (10 juni 1945-16 juli 1945)
Sidang BPUPKI yang kedua memiliki agenda khusus yaitu mempersiapkan rancangan undang-undang dasar termasuk juga pembukaannya. Dalam sidang ini dibentuk panitia perancang UUD,yang pada akhirnya bersepakat bahwa preambule atau pembukaan di ambil dari piagam jakarta.
Sebelum sidang BPUPKI berakhir, panitia perancang UUD melaporkan hasil dan sidang yaitu:
1.Penghayatan Indonesia Merdeka
2.Pembukaan Undang-Undang Dasar
3.Undang-undang dasar itu sendiri dan batang tubuh.




*PERBEDAAN PENDAPAT GOLONGAN TUA DAN GOLONGAN MUDA
Akibat menyerahnyajepang kepada sekutu di indonesia terjadi Vacum Of Power artinya tidak ada pemerintah yangberkuasa. Setelah mengetahui bahwa jepang menyerah kepada sekutu para pemuda segera menemui bung karno dan bung hatta di jalann pegangsaan timur 56 Jakarta. Dalam pertemuan itu sultan syahrir sebagai juru bicara para pemuda agar segera memproklamasikan bangsa ini.
Karena belum berhasil membujuk bung karno maka pada tanggal 15 Agustus 1945 pukul 20.00 WIB para pemuda mengadakan rapat Bakte Reologi.
Hasil keputusan rapat disampaikan ke bung j\karno dan bung hatta, lali bung karno menyatakn pada tanggal 16 Agustus akan diproklamasikan, golongan tua menghendaki tetapi harus rapat dengan PPKI terlebih dahulu. Tetapi pemuda bersi keras bahwa proklamasi dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 1945.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar